Buah-buahan merupakan sumber penting serat, vitamin dan mineral untuk mendukung kesehatan ibu dan bayinya selama menyusui. Padahal, mengonsumsi beragam buah dengan rajin bisa bermanfaat bagi Anda yang aktif menambah jumlah susu. Jadi jenis buah apa yang dapat membantu memfasilitasi menyusui selama menyusui?

Pilihan Buah Untuk Memperlancar ASI

Faktanya, memakan buah tidak hanya memfasilitasi pekerjaan sistem pencernaan. Kandungan berbagai nutrisi dalam berbagai buah juga dapat membantu mempercepat jumlah ASI pada ibu menyusui.

Nah, kalau begitu, tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa jenis buah berikut selama menyusui:

  • Pepaya hijau

Pepaya paling umum ditemukan dengan jeruk atau bubur jeruk. Pepaya yang memiliki daging oranye biasanya memiliki rasa manis saat dimakan.

Namun, buah pepaya untuk membantu melancarkan air susu ibu tidak banyak ditemukan pada jeruk. Tetapi memiliki daging buah hijau muda.

Dibandingkan pepaya dengan buah jeruk, pepaya dengan daging hijau memiliki rasa yang tidak terlalu manis. Bahkan, pada pandangan pertama itu bisa dianggap belum matang.

Inilah sebabnya mengapa jenis pepaya biasanya memiliki judul pepaya muda karena warnanya yang hijau. Data Indonesia tentang komposisi makanan menunjukkan bahwa dalam 100 gram (gr) pepaya hijau, ia memiliki 29 kalori energi, 2,1 gram protein, 0,1 gram lemak, 4,9 gram karbohidrat dan 2,1 gram serat.

Tidak semuanya. Kandungan vitamin dan mineral dalam pepaya muda juga cukup tinggi. Mulai dari 50 miligram (mg) kalsium, 0,4 mg zat besi, 211,2 mg kalium, 16 mg fosfor, 22 mg natrium, hingga 19 mg vitamin C.

Untuk ibu menyusui, buah pepaya hijau juga dapat membantu mempercepat produksi ASI karena mengandung galactagogue. Galactagogue dalam sumber makanan ini diyakini meningkatkan pasokan susu.

Ini juga ditunjukkan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2019. Hasil penelitian ini menemukan bahwa makan pepaya muda sebenarnya dapat membantu meningkatkan jumlah ASI.

Namun, karena “usianya yang masih muda”, konsistensi pepaya hijau biasanya tidak terlalu lunak. Jadi, cobalah untuk mengatasinya dengan baik sebelum memakannya, jadi itu tidak terlalu sulit.

  • Aprikot

Dibandingkan dengan pepaya muda, aprikot bisa sedikit lebih sulit ditemukan, kecuali Anda mencarinya di supermarket besar. Namun, buah ini konon membantu mempercepat produksi ASI saat menyusui.

Karena buahnya bulat dan oranye kekuningan agak bisa meningkatkan kadar hormon prolaktin dalam tubuh. Prolaktin adalah hormon yang mendukung produksi ASI rutin di payudara.

Agar tidak berhenti sampai disitu, aprikot juga mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk tubuh dan anak. Dipamerkan dalam 70 gram aprikot, ia menawarkan 34 kalori energi, 8 gram karbohidrat, 1 gram protein, 0,27 gram lemak dan 1,5 gram serat.

Juga kandungan berbagai vitamin dan mineral dalam aprikot tidak boleh dianggap remeh. Sama seperti kebanyakan buah pada umumnya, aprikot juga kaya akan air.

Dengan cara ini, ini dapat membantu menjaga tubuh dan bayi terhidrasi dengan baik, serta menjaga cairan secara teratur. Tapi untuk konsumsi, akan lebih baik makan aprikot segar atau kering daripada dikemas dalam kaleng.

Alasannya adalah buah-buahan kalengan, termasuk aprikot, cenderung memiliki kandungan gula yang cukup tinggi karena telah dicampur dengan sirup atau aroma lainnya.

  • Kurma

Mungkin Anda terbiasa dengan tanggal. Buah yang memiliki warna kecoklatan dan agak gelap juga dianggap dapat membantu meningkatkan produksi ASI selama menyusui.

Tidak jauh berbeda dengan aprikot, kurma juga dapat membantu meningkatkan kadar hormon prolaktin yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi susu. Inilah sebabnya kurma dipercaya membantu mempercepat produksi susu.

Sebuah studi 2014 juga mendukung ini. Namun, menurut penelitian oleh Journal of Pediactric Sciences, kurma mungkin lebih efektif dalam mengoptimalkan jumlah ASI saat dikonsumsi dengan herbal fenugreek.

Sejalan dengan penelitian tersebut, penelitian lain yang dilakukan di kota Semarang melaporkan manfaat yang baik dengan meminum jus kelapa selama menyusui. Studi yang dipublikasikan dalam HEARTY Journal of Public Health, menemukan bahwa jus kelapa sawit dapat mempercepat penambahan berat badan pada bayi baru lahir.

Selain untuk bayi, sari kurma yang diminum ibu selama menyusui juga dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan protein harian. Hal ini karena kurma berlalu oleh segudang zat gizi.

Dalam 100 gr buah kurma, mengandung 277 kalori energi, 75 gr karbohidrat, 2 gr pr

Baca juga :